kampusku sayang

June 17, 2008 at 4:45 am (Uncategorized)

Sekarang ini saia sekolah di jurusan farmasi FKIK Unsoed.

Unsoed itu ada dimana yaaa??

Sucks!!! Kayanya emang pamor PWT tuh masi kurang. Lumayan kedongkrak gara2 mayang sari siyh. Tapi klo PWTnya uda ketauan, masi ada juga yang nanya, emang di Unsoed ada jurusan Farmasi yap??

Doeng!!!

Okeh. Sebagai sebuah jurusan, prog studi, farmasi unsoed masi bisa dibilang balita. Cos emang umur kita baru tiga tahun. Iyap. Umur farmasi emang baru tiga tahun. Berdiri pada tanggal 2 Maret tahun 2005. dan saia n de gank adalah angkatan pertama. Istilahnya bu Susiana Chandrawati, dosen fisiologi, kita adalah angkatan babad alas. Busyet!!!

Sekarang ini, angkatan saia uda masup semsester 6, uda banyak yang kepikiran pengen cepet2 lulus. Kemaren saia dan kawan2 05 uda rame2 daftar KKN. Emang, akhirnya dibatalin ikut KKN yg bulan agustus tapi kita uda ancang2 buat KKN bulan januari besok. Abis kita mikirin KKN, kita pasti kepikiran skripsi kan. Nah, temen2 angkatan 05, kemaren uda heboh mulai dari searching manual skripsi di inet sampe gerilya di beberapa Fak Farmasi yang ada disekitar kita. Ngapain?? Nyari inspirasi judul skripsi laaahh… bahkan ada yang uda repot nyari pembimbing, padahal kuliah metodologi penelitian aja masi kacau balau.

Hayooo kemaren, kelompok sapa yang ga kena kritik?? –jawabnya uda pasti ga ada-

kelompok sapa yg dibantai abis2an?? –onyet kalo baca jangan nyengir-.

Intinya kita uda sadar diri bahwa 05 –dan beberapa anak 06 yg spesial ituwh- uda masup angkatan tua dan pengen segera menyelesaikan studi.

Ga Cuma itu, kehebohan juga meliputi SP. Dijamin SP ntar jadi ajang buat memperbaiki IPK –emang gitu kan??, dan bisa dipastikan saia bakalan ikut. Nilai C saia banyak banget. Huhuhu… ga ada lagi temen2 saia yg bobo pas kuliah –kecuali emang materinya parah banget taraf bikin ngntuknya-, dan semuanya heboh berlomba-lomba mencari nilai dan ilmu yg lebih. Senang rasanya melihat hal ini. Bikin saia jadi semangat, soalnya saia pada dasarnya males. Liat aja yap, temen2 saia yg uda mulai searching judul skripsi, saia malah masi mikirn tugas imunologi. Payah. Jadi saia harus lebih bersemangat.

Semunya tampak indah banget yap. Semangadh mahasiswa untuk mendapat nilai yg lebih baik dan segera cabut dari farmasi merupakan euforia yg bagus. Walo kenyataannya, paling cepet baru bisa lulus setaun lagi. Well, setaun ga bisa dibilang lama juga. 2 semester lagi. Dibalik semua keindahan itu, semangadh yg menggebu itu, farmasi punys masalah fatal yang harus segera diselesaikan. Apa itu??

Akreditasi.

Mari saia jelaskan menurut sepengatahuan saia yg ga tau apa2 juga.

Akreditasi intinya adalah sebuah penilaian apakah suatu lembaga pendidikan memiliki mutu yg dapat dipertanggungjawabkan. Kakak kandung farmasi, yaitu kedokteran yang bernaung disatu fakultas, terakreditasi B. Dan denger2 prosesnya juga ga mudah. Nah farmasi kita tersayang ini belum mendapat akreditasi. Hari minggu, tanggal 15 Juni kemaren, diadakan diskusi internal mengenai masalah akreditasi ini. Kenapa siyh akreditasi itu penting??

Farmasi itu setelah kami menyelasaikan pendidikan S1, kami ga akan bisa bekerja diinstalsi farmasi kalo kami ga punya ijazah profesi. Jadi setelah lulus S1, kita masi harus sekolah lagi satu tahun untuk menyelasikan profesi. Apa hubungannya sama akreditasi??? Ada hubungannya, karena sebagai sebuah  jurusan atao prog studi baru, farmasi unsoed belum punya program profesi. Jadi, terutama buat kami, para angkatan babad alas ini, kemungkinan ga akan ambil profesi di unsoed. Syarat untuk menyelenggarakan profesi adalah harus terakreditasi minimal B. Padahal, kita, akreditasi aja belum.

Kenapa ga ngambil profesi diluar aja sekalian??

Nah, itu juga bukan tanpa masalah. Masalahnya, ada syarat dari fakultas farmasi yg menyelengggarakan program profesi, bahwa mahasiswa yg mendaftar harus berasal dari fak ato jur farmasi yng sudah terakreditasi minimal B. Nah masalah besar kan??? Kalo proses akreditasi terhambat, bisa2 kita ga bisa ambil profesi dimanapun.

Sebenernya ada jalan keluarnya, yaitu pihak fakultas harus mengadakan MoU dengan fak farmasi penyelenggara prog profesi tersebut. Kita sebagai mahasiswa farmasi unsoed ga perlu khawatir, karena dari kampus uda ada MoU dengan UGM. Yang jadi masalah kalo ga mau ngambil di UGM kan?? Iyap. Saia sendiri pengen ngambil d UNAIR. Jauh dan bagus. Tapi kayanya belum ada MoU, MoU baru ada ma UGM.

Sebenernya ga ada masalah kan?? Tanpa akreditasi, mahasiswa Farmasi tetep bisa melanjutkan profesi di UGM. Tinggal masalah duit ma test (denger2 satu tahunnya 25juta dan test wawancara ma Pak Joko –semua orang kenal ma Pak Joko dan tau beliau orang seperti apa- ). Tapi buat saia masalah. Saia ga mau ambil profesi di UGM. Simple aja. Mahal. UNAIR 15 juta. UAD juga 15 juta. Selain itu juga males aja.

 

Masalah akreditasi ini uda jadi isu yg lumayan bikin anak2 aga stress. Saia baru diceritain detailnya tadi pagi sama anak2 yg ikut saresehan kemaren. Dan tadi abis kuliah, secara ga sengaja saia ngobrol ma orang2 lembaga di kampus saia tersayang itu. Saia menanyakan gimana proses akreditasinya?? Dan jawaban yang bergulir bikin saia banyak mikir. Pada akhirnya saia ambil kesimpulan bahwa, orang-orang pendidikan dikampus saia, tanpa perlu dioprak-oprak mahasiswa, sedang berusaha untuk mewujudkan akreditasi itu. Pengiriman dosen buat sekolah S2 dan S3 sedang berjalan. Blanko uda siap, tinggal gimana kita ngisinya. Kita???

Iya. Sebenarnya yg menentukan akreditasi kita bakalan bagus ato engga, cepet ato engga, ya kita-kita juga. Okeh, kampus juga harus memfasilitasi kita sebaik-baiknya. Misal, jumlah lab ditambah, semua sarana dilengkapi, paling engga yg pokok dulu deh, kaya lab dan isi dari pusat informasi ilmiah kita yang masi kurang itu. Dari apa yang saia denger tadi, langsung dari kasubag pedidikan FKIK dan stafnya, bagian pendidikan sudah mengusahakan semuanya. Blanko akreditasi siap. Tinggal gimana kita dan orang2 kampus mengisinya.

Orang2 lembaga kampus mungkin mengisinya –blanko akreditasi itu- dengan melengkapi fasilitas kita. Ada banyak yg bertanya kemana uang FOM kita??? Tanyalah pada pengurus FOM, itu yg mereka bilang ke saia. Karena uang FOM bukan mereka yg mengelola. Emang mereka yg membelanjakan, tapi kan diatur sama pengurus FOM itu. Selain itu, dosen juga diperbanyak. Dosen kita uda nambah lagi kan?? Si Ibu ituwh dan satu staff yg ngurusi fasilitas kita itu. Dosen senior juga lagi pada sekolah lagi. Jadi demi menenangkan hati kita, dan juga untuk berbaik sangka, anggaplah, pihak kampus sudah mengusahakan yg terbaik buat kita.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita mengisi blanko akreditasi itu???

Dengan prestasi tentu saja. Bener2in IP dan IPK, isi KHS on time, absen yg bener dan berprestasi tentu saja. Dan jangan pernah lakukan hal yg mencemarkan nama farmasi sendiri. Saia sempat diceritain tentang seorang anak 05 yg telat ngumpulin KTI, dan minta maaf sama juri dengan mempermalukan bagian pendidikan farmasi. Jangan deh bikin hal yg kaya gitu. Kalo nama bagian pendidikan jadi jelek kan kita juga yang malu. Saia diceritain ma bapak2 itu juga miris, emang ada ya anak kita yg mempermalukan tempat dia menimba ilmu didepan orang lain?? Bapak2 itu sempet tanya, emang kita sebagai temen2nya ga pernah mengingatkan anak itu bahwa polahnya sering bikin jengkel anak2 kita?? Saia dan Yeni bilang, kita uda berusaha ko. Tapi emang dianya ga gampang ngerasa. Well, saia sebenernya juga ga tau mana yg bener. Tapi ngapain mereka –bapak2 itu- boong??

 

Udahlah. Balik ke topik tentang akreditasi, sekarang kita percaya aja bahwa pihak kampus sedang melakukan yang terbaik, kita pantau dan kita ingatkan dengan cara yang benar. Jangan sampe kita protes melulu tanpa alasan yg jelas, bapak2 itu bilang, kita boleh protes asal beralasan dan menyesuaikan dengan diri kita. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah menjalankan peran kita sebagai mahasiswa farmasi yang sebaik-baiknya. Belajar yang bener, ikuti aturan maen, dan berusaha sebisa mungkin untuk berprestasi. Kalo sekarang maksain akreditasi, tapi malah jelek, bukannya kita juga yang rugi. Kita uda gede. Bukan waktunya lagi protes melulu, tapi bole juga protes kalo yg diprotes emang ga bener, sekarang yang harus kita lakuin adalah talk less, do more.

 

Okeh???!!!

Adieu. Semoga bermanfaat.

Permalink No Comments

Polimorfisme penggantian asam amino pada perbaikan gen MGMT dan pengaruhnya pada kanker serviks

April 24, 2008 at 5:15 am (Uncategorized)

Dalam penelitian terbaru, penelitian dilakukan dengan menguji asosiasi antara polimorphisme pada gen O6-Methylguanine-DNA methyltransferase ( MGMT) dengan resiko terjadinya kanker cerviks.
Peneliti memilih 1012 pasien dengan metode prospektif, meliputi 539 pasien dengan kanker, 473 pasien yang menderita neoplasia cerviks intra-epitel dan 800 wanita sehat dari rumah sakit di Provinsi Zhejiang, China.
Telah dilakukan pengujian terhadap tiga single-nukleotida polymorphisme ( Leu84Phe, Ile143Val Dan Lys178Arg) yang berperan sebagai genotip dengan factor resiko epidemiologi. Jika dibandingkan dengan genotip MGMT Lys178Lys ( AA) atau Ile143Ile ( AA), wanita-wanita yang memiliki homozygote dengan genotip Arg178Arg ( GG) atau Val 143Val ( GG) mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker serviks, baik wanita tersebut berasal dari kelompok yang menderita karsinoma secara keseluruhan maupun wanita yang berasal dari kelompok yang dinyatakan positif memiliki resiko tinggi terkena human papillomavirus. Kemudian dibandingkan dengan wanita yang menggunakan Leu84Leu ( CC), Phe84Phe ( TT) dan Leu84Phe ( CT) yang dinyatakan tidak meningkatkan resiko terkena kanker cerviks. Pada keadaan tertentu, digunakan 84Leu ( C)-143Ile ( A)-178Lys ( A) sebagai acuan, wanita-wanita carier 84Phe ( T)-143Val ( G)-178Arg ( G) memiliki resiko 1.87-fold lebih tinggi untuk mengalami kanker cerviks (dengan taraf kepercayaan 95% 1.07-3.27). Hasil serupa telah diamati untuk kanker sel squamosa. Efek dari kombinasi genotip Arg178Arg ( GG) dan Lys178Arg (AG) dengan haplotip 84Phe ( T)-143Val ( G)-178Arg (G) telah banyak ditemukan pada wanita terinfeksi yang berasal dari kelompok dengan resiko tinggi terkena human papillomavirus, kemudian pada wanita yang telah melakukan hubungan seks pada usia yang relative muda, wanita yang suka berganti-ganti pasangan, wanita yang mengalami kehamilan pada usia muda dan wanita dengan tingkat paritas yang tinggi. Penemuan ini menyatakan bahwa polymorphisme pada MGMT meningkatkan kepekaan wanita terhadap kanker serviks, terutama pada wanita dengan tingkat seksualitas yang tinggi dan wanita dengan sejarah reproduktif.

semoga bermanfaat….

Permalink No Comments

imunologi

April 24, 2008 at 5:05 am (Uncategorized)

baru aja selese ujian imunologi. dan rasanya,,,

pengen nangis!!!!

Lets talk ebot imunologi.
Apapula itu?
Imunologi adalah ilmu yang mempelajari tentang imunitas dan kekebalan akibat dari adanya rangsangan molekul asing dari luar atau dari dalam tubuh hewan atau manusia, baik yang bersifat infeksius maupun yang bersifat non infeksius.

Ada satu materi imunologi yang kayanya penting buat dibahas diblog ini, materi yang judulnya “sistem HLA (human leucociyte antigen)”. Jadi dimateri itu ada bahasn tentang perkawinan kompatible dan inkompatible –ga Cuma itu siyh, tapi yang paling apal ya ini.-
Apapula itu, mari saia jelaskan –sok pinter banget, pdahal baru mudeng juga-.

Perkawinan kompatible adalah perkawinan yang mengakibatkan antigen fetus tidak bertemu dengan antibodi ibu.
Maksudnya adalah ketika seorang wanita dengan golongan darah A menikah dengan seorang lelaki tampan golongan darah O. Berdasarkan silang antara masing2 alel dari wanita dan lelaki tersebut, maka kemungkinana anak mereka akan punya golongan darah A atau O. Si wanita berdasarkan golongan darahnya, dinyatakan memiliki antibodi B. Dan anak berdasarkan golonagn darahnya punya antigen A. Jadi antigen dan antiobodi ibu tidak akan saling melisiskan.

Tapi kalau pada perkawinan inkompatible, yaitu perkawinan yang menyebabkan antigen dari fetus bertemu dengan antibodi dari ibu. Fetus dapat dibunuh oleh antibodi ibunya sendiri. Akan terjadi abortus spontan atau bahkan kemandulan. Hanya karena golongan darah si calon anak tidak sesuai. Contohnya gini, jika seorang wanita bergolongan darah O (tidak punya antigen tapi punya antibodi A dan antibodi B) menikah dengan lelaki tampan dengan golongan darah A. Dari persilangan alel diperkiran anak mereka akan meiliki golongan darah A (antigen A) atau golongan darah O. Jika golongan darah bayi O, maka tidak ada masalah, tapi jika golongan darah bayi adlah A yang punya antigen A, akan diserang oleh antibodi A dari si ibu. Abortus deyh.

Well, melihat kenyataan ini. Dengan renacana saia pengen punya anak 3. selain seiman, cinta, prospek cerah dan kriteria umum itu, saia akan menambahakan kriteria, golongan darahnya harus O. Karena golongan darah saia O. Hehehee… cinta saja tidak cukup sodara2. pikirkan, apakah perkawinan itu akan kompatible atau tidak. Memang, dalam literatur juga ditambahkan bahwa hal tersebut belum dipastikan, tapi kan lebih baik mencegah daripada keguguran terus.

Semoga bermanfaat.
ps: dosen imunolgi memberi catatan tagas bahwa siapapun yang melakukan kerjasama dalam ujian akan langsung mendapat nilai E. kelas yang biasanya brutal, berubah sunyi.

pak imun…. luluskan kami semua dnegan nilai A. Pliss…

Permalink No Comments

akhir2 ini merasa….

April 10, 2008 at 4:38 am (tentang idup)

kesehatan menurun.

lagi dapet bulanan. lagi aga gila dengan idup. mengerasa kaya alien ditengah manusia bumi. ngerasa asing kemanamana.

padahal,

kayanya semua cuma kejadian dalam ati aja dey. -heemm.. mencoba merunut apa yang sebenernya terjadi-. dan lagian, ngapain saia posting di wordpress yak? bukan diblog saia yang laen.

sudahlah.

tombol reset saia. ada dimana siyh?

pengen dipencet tuh tombol. nut. terus saia jadi restart ke mode awal saia. ga kaya sekarang.

kadang merasa pengen apgred volume otak, semua terasa sesak.

kadang pengen memperluas hati seluas jagad raya. belajar memaafkan setulus hati, biar tidak merasa terbebani.

makin tua, bukan makin paham apa arti idup dan kehidupan. padahal setiap saat kita bisa mati. masa saia mati dalam keadaan yg mengenaskan gini?

engga bisa!

saia harus bangun.

harus segera memperbaiki apa yang bisa saia perbaiki.

so,

tombol restart. kamu dimana?

nut.

meng”nol”kan semuanya. entah benci atau sebaliknya.

semangadh!!!

Permalink No Comments

First PosTing….

March 27, 2008 at 2:50 am (Uncategorized)

ini adalah posting pertama saia dblog ini…

bingung…

mengawali sesuatu kadang tidak mudah yak??

tapi semangadh!!!

kuliah biotek,,,

oh kuliah biotek.

Permalink 2 Comments

Hello world!

March 1, 2008 at 6:02 am (Uncategorized)

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Permalink 1 Comment