Polimorfisme penggantian asam amino pada perbaikan gen MGMT dan pengaruhnya pada kanker serviks
Dalam penelitian terbaru, penelitian dilakukan dengan menguji asosiasi antara polimorphisme pada gen O6-Methylguanine-DNA methyltransferase ( MGMT) dengan resiko terjadinya kanker cerviks.
Peneliti memilih 1012 pasien dengan metode prospektif, meliputi 539 pasien dengan kanker, 473 pasien yang menderita neoplasia cerviks intra-epitel dan 800 wanita sehat dari rumah sakit di Provinsi Zhejiang, China.
Telah dilakukan pengujian terhadap tiga single-nukleotida polymorphisme ( Leu84Phe, Ile143Val Dan Lys178Arg) yang berperan sebagai genotip dengan factor resiko epidemiologi. Jika dibandingkan dengan genotip MGMT Lys178Lys ( AA) atau Ile143Ile ( AA), wanita-wanita yang memiliki homozygote dengan genotip Arg178Arg ( GG) atau Val 143Val ( GG) mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker serviks, baik wanita tersebut berasal dari kelompok yang menderita karsinoma secara keseluruhan maupun wanita yang berasal dari kelompok yang dinyatakan positif memiliki resiko tinggi terkena human papillomavirus. Kemudian dibandingkan dengan wanita yang menggunakan Leu84Leu ( CC), Phe84Phe ( TT) dan Leu84Phe ( CT) yang dinyatakan tidak meningkatkan resiko terkena kanker cerviks. Pada keadaan tertentu, digunakan 84Leu ( C)-143Ile ( A)-178Lys ( A) sebagai acuan, wanita-wanita carier 84Phe ( T)-143Val ( G)-178Arg ( G) memiliki resiko 1.87-fold lebih tinggi untuk mengalami kanker cerviks (dengan taraf kepercayaan 95% 1.07-3.27). Hasil serupa telah diamati untuk kanker sel squamosa. Efek dari kombinasi genotip Arg178Arg ( GG) dan Lys178Arg (AG) dengan haplotip 84Phe ( T)-143Val ( G)-178Arg (G) telah banyak ditemukan pada wanita terinfeksi yang berasal dari kelompok dengan resiko tinggi terkena human papillomavirus, kemudian pada wanita yang telah melakukan hubungan seks pada usia yang relative muda, wanita yang suka berganti-ganti pasangan, wanita yang mengalami kehamilan pada usia muda dan wanita dengan tingkat paritas yang tinggi. Penemuan ini menyatakan bahwa polymorphisme pada MGMT meningkatkan kepekaan wanita terhadap kanker serviks, terutama pada wanita dengan tingkat seksualitas yang tinggi dan wanita dengan sejarah reproduktif.
semoga bermanfaat….
imunologi
baru aja selese ujian imunologi. dan rasanya,,,
pengen nangis!!!!
Lets talk ebot imunologi.
Apapula itu?
Imunologi adalah ilmu yang mempelajari tentang imunitas dan kekebalan akibat dari adanya rangsangan molekul asing dari luar atau dari dalam tubuh hewan atau manusia, baik yang bersifat infeksius maupun yang bersifat non infeksius.
Ada satu materi imunologi yang kayanya penting buat dibahas diblog ini, materi yang judulnya “sistem HLA (human leucociyte antigen)”. Jadi dimateri itu ada bahasn tentang perkawinan kompatible dan inkompatible –ga Cuma itu siyh, tapi yang paling apal ya ini.-
Apapula itu, mari saia jelaskan –sok pinter banget, pdahal baru mudeng juga-.
Perkawinan kompatible adalah perkawinan yang mengakibatkan antigen fetus tidak bertemu dengan antibodi ibu.
Maksudnya adalah ketika seorang wanita dengan golongan darah A menikah dengan seorang lelaki tampan golongan darah O. Berdasarkan silang antara masing2 alel dari wanita dan lelaki tersebut, maka kemungkinana anak mereka akan punya golongan darah A atau O. Si wanita berdasarkan golongan darahnya, dinyatakan memiliki antibodi B. Dan anak berdasarkan golonagn darahnya punya antigen A. Jadi antigen dan antiobodi ibu tidak akan saling melisiskan.
Tapi kalau pada perkawinan inkompatible, yaitu perkawinan yang menyebabkan antigen dari fetus bertemu dengan antibodi dari ibu. Fetus dapat dibunuh oleh antibodi ibunya sendiri. Akan terjadi abortus spontan atau bahkan kemandulan. Hanya karena golongan darah si calon anak tidak sesuai. Contohnya gini, jika seorang wanita bergolongan darah O (tidak punya antigen tapi punya antibodi A dan antibodi B) menikah dengan lelaki tampan dengan golongan darah A. Dari persilangan alel diperkiran anak mereka akan meiliki golongan darah A (antigen A) atau golongan darah O. Jika golongan darah bayi O, maka tidak ada masalah, tapi jika golongan darah bayi adlah A yang punya antigen A, akan diserang oleh antibodi A dari si ibu. Abortus deyh.
Well, melihat kenyataan ini. Dengan renacana saia pengen punya anak 3. selain seiman, cinta, prospek cerah dan kriteria umum itu, saia akan menambahakan kriteria, golongan darahnya harus O. Karena golongan darah saia O. Hehehee… cinta saja tidak cukup sodara2. pikirkan, apakah perkawinan itu akan kompatible atau tidak. Memang, dalam literatur juga ditambahkan bahwa hal tersebut belum dipastikan, tapi kan lebih baik mencegah daripada keguguran terus.
Semoga bermanfaat.
ps: dosen imunolgi memberi catatan tagas bahwa siapapun yang melakukan kerjasama dalam ujian akan langsung mendapat nilai E. kelas yang biasanya brutal, berubah sunyi.
pak imun…. luluskan kami semua dnegan nilai A. Pliss…
akhir2 ini merasa….
kesehatan menurun.
lagi dapet bulanan. lagi aga gila dengan idup. mengerasa kaya alien ditengah manusia bumi. ngerasa asing kemanamana.
padahal,
kayanya semua cuma kejadian dalam ati aja dey. -heemm.. mencoba merunut apa yang sebenernya terjadi-. dan lagian, ngapain saia posting di wordpress yak? bukan diblog saia yang laen.
sudahlah.
tombol reset saia. ada dimana siyh?
pengen dipencet tuh tombol. nut. terus saia jadi restart ke mode awal saia. ga kaya sekarang.
kadang merasa pengen apgred volume otak, semua terasa sesak.
kadang pengen memperluas hati seluas jagad raya. belajar memaafkan setulus hati, biar tidak merasa terbebani.
makin tua, bukan makin paham apa arti idup dan kehidupan. padahal setiap saat kita bisa mati. masa saia mati dalam keadaan yg mengenaskan gini?
engga bisa!
saia harus bangun.
harus segera memperbaiki apa yang bisa saia perbaiki.
so,
tombol restart. kamu dimana?
nut.
meng”nol”kan semuanya. entah benci atau sebaliknya.
semangadh!!!